Showing posts with label catatan kotbah. Show all posts
Showing posts with label catatan kotbah. Show all posts

Pentingnya Persekutuan

Author : Benedictus Harvian

            Kita sampai pada tulisan terakhir. “Pentingnya Persekutuan” ini dibawakan oleh Kak Choki, yang sangat berjiwa mentor bagi anak muda. Terima kasih atas pelajaran berharga yang telah Tuhan sampaikan lewat Kakak! So, here we go..

            Dalam prequel telah disinggung sedikit mengenai Sumber Air . Mata Air kita adalah Tuhan yang tidak akan membuat kita haus lagi. Kata-kata tersebut telah membuat seorang perempuan Samaria yang memiliki hubungan gelap dengan lima orang laki-laki bertobat dan berkeinginan untuk mengejar sosok Tuhan Yesus. Perempuan tersebut menyadari bahwa Sosok yang sedang berbicara dengannya adalah Sosok yang dapat menghilangkan rasa haus jiwa dan rohnya.



Image credit goes to vocations.ca

            Mendapatkan air dari sumber tersebut tidak selalu merupakan perkara yang mudah! Peneliti sumber mata air pertama harus meneliti jenis tanah. Setelah itu, ia baru dapat menggali dengan harapan menemukan air. Biasanya penggalian ini dilakukan lebih dari sekali sampai sukses. Bila orang tersebut menyerah setelah sekali menggali dan gagal—ia tidak mendapatkan air tersebut. Ia harus terus mencoba dan mencoba lagi.

            Ada kalanya, situasi dalam kehidupan kita mempersulit kita mendekatkan diri dengan Tuhan. Yang harus kita lakukan pada saat seperti itu sudah jelas. Sama seperti si penggali mata air, Saudara cari dan cari terus hingga dapat! Kita harus melatih kedisiplinan rohani kita.

Yosua 1:8
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya.

            We must be thankful all the time. Suatu ketika, Kak Choki tertimpa musibah : punggung Beliau cedera cukup parah. Pasalnya, ia tertimpa dus berisi banyak sekali buku yang jatuh dari rak tinggi pada sebuah toko. Langsung saja ia dilarikan ke rumah sakit terdekat dan terpaksa menjalani rawat inap. Hari demi hari berlalu dengan tagihan rumah sakit yang semakin membengkak. Adapun, ketika Kak Choki memutuskan untuk berserah sama Tuhan, terjadi sesuatu. Pasien di sebelah Beliau tiba-tiba datang dan minta didoakan. Setelah itu, ia memberikan sejumlah—dengan nominal sama persis seperti yang dibutukan untuk membiayai rumah sakit. Puji Tuhan!

Mazmur 84:12
Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

            Saudara, segera lakukan apa yang Tuhan taruh dalam Saudara. Bila Ia bangunkan kita taruh satu nama di hati kita untuk kita doakan, kerjakanlah. Yap, selelah apa pun kita. Bukan tidak mungkin bahwa kita ditugaskan untuk berdoa agar orang tersebut terhindar dari suatu hal yang diinginkan. Intinya, taat setiap saat dan dahulukan kehendak-Nya.


            Atasi pergumulan dengan persekutuan dengan Tuhan. Tetaplah setia pada apa yang Ia percayakan.
[ Read More ]

Secret Place

Author : Benedictus Harvian
  
          Seperti yang tertera pada Prequel, “Secret Place” adalah saduran kotbah dari seorang hamba Tuhan yang kami hormati dan telah memberkati amat sangat dengan mengisi acara Gathering kami. Yap, here you go, “Secret Place.

            Tidak ada yang tidak butuh waktu pribadi dengan Tuhan. Saudara butuh hubungan yang intim dengan Sang Pencipta. Mengapa?

            Karena kita tidak dapat melakukan segala sesuatunya sendiri.

            Kita dapat memiliki berbagai ide-ide cemerlang lewat pemikiran kita, namun apa yang baik bagi kita belum tentu sesuai dengan apa yang Tuhan mau. Jelas bahwa Tuhan mau yang terbaik untuk kita. Baik saja tidak cukup.

            Kesombongan tidak membawa kita ke mana pun. Saudara ingat bukan, bahwa Iblis jatuh karena kesombongan. Keep in mind, tanpa Dia kita tidak bisa melakukan apa-apa. Hal itu terlihat sangat jelas pada kesaksian yang menjadi titik balik dalam kehidupan Kak Anno berikut ini.

            Beliau datang dari keluarga kaya. Kehidupan ala kaum borjuis tersebut dijalaninya tanpa disia-siakan. Dari gadget sampai mobil, mau apa pun tinggal minta. Pada saat-saat itu, Kak Anno telah menjadi seorang pelayan dalam gerejanya, namun cenderung masih menjalaninya dengan setengah hati. Apa titik balik yang dapat membuat perubahan sedemikian besarnya dalam hidup Beliau? Ternyata, Ibu Kak Anno meninggal. Karena penyakit. Tidak, hal tersebut tidak mengejutkan Kak Anno. Pasalnya, Ia sempat mendapatkan sendiri dari Tuhan bahwa Almarhum Ibunda Beliau, yang saat itu memang sedang sakit, akan segera ‘pulang’. Bahkan Tuhan menanyakan kesediaan Beliau untuk melepas Almarhum hingga tiga kali, pada kurun waktu yang berbeda! Sampai pada pertanyaan yang kedua, Kak Anno masih menjawab “tidak.” Baru pada pertanyaan ketiga, Kak Anno merelakan—dan saat itulah Ibunya berpulang.

            Hal ini membawa dampak besar bagi kehidupan Kak Anno—bukan hanya dampak psikis. Saat itu seluruh tanggungan keluarganya berada pada sang Ibu, yang otomatis menjadi kacau balau ketika Almarhum sudah tidak ada lagi. Kemerosotan ekonomi Beliau begitu parah hingga semua kehidupan nyamannya tidak dapat lagi ia nikmati sedikit pun. Pacar yang telah menemani hidupnya selama delapan tahun juga meninggalkannya. Terpaksa, demi manyambung hidup ia menjadi tukang koran. Langganan makannya tiap hari turun kelas menjadi warteg, menu yang dipilih pun selalu sama dan paling murah.

            Sampai, suatu ketika ketika Beliau sudah berada dalam batas, ia berjalan menyusuri jalan-jalan raya, absent-mindedly. Dengan pikiran kosong dan pandangan nanar, ia menemukan sosok orang yang sepertinya agak terganggu jiwanya di pinggir jalan. Saking sudah hilang akal, ia duduk di samping orang tersebut, mencoba berinteraksi. Pertanyaan-pertanyaan apa pun mulai dari “apa yang kamu lakukan di sini” sampai retorika “hidup itu keras, ya” hanya dijawab dengan anggukan dan respon sangat bersemangat dari orang tersebut. Senyum yang disunggingkan lawan bicaranya membuat Kak Anno merasa masih diterima, masih dianggap keberadaannya, dan ia merasakan damai sejahtera yang amat sangat. Selesai berbicara, ia meneruskan perjalanan dengan langkah yang lebih mantap. Alangkah terkejutnya Beliau ketika mendapati si orang tersebut sudah menghilang sama sekali. Saat itu ia sadar, ia baru saja mengalami hal yang dialami tokoh-tokoh terkenal di Alkitab : perjumpaan dengan malaikat yang menyamar.

            Yah, sejak saat itu hidup Kak Anno mulai kembali lagi kepada porosnya. Bila dibandingkan dengan peristiwa sebelumnya, betapa tidak ada yang menganggap Beliau diberkati karena telah sempat mengunjungi Israel, berkoneksi dengan pebisnis-pebisnis dunia, dan memiliki kendaraan pribadi. Bedanya dengan kehidupan borjuisnya yang dulu adalah, ia sekarang memusatkan segalanya pada Tuhan. Dashyat, bukan?

            Nah. Yang menjadi inti adalah, sebanyak apa pun yang kita miliki sekarang dapat saja tidak lagi kita miliki. Namun berbeda soal bila kita hidup dalam Dia sepenuhnya dan sadar betul bahwa kita tidak mampu. Tak mampu berbuat apa pun tanpa kehendak-Nya. Tanpa penyertaan-Nya dan hadirat-Nya. Give all the glory to the respected Owner. Him.

            Sadar sepenuhnya akan hal itu, penting sungguh bagi kita untuk membangun secret place dengan Tuhan. Dan, tidak hanya membangun, tapi juga mempertahankan. It’s a continuous relationship, one we have with God. Harus punya hubungan yang baik dan intim dengan Tuhan!

Yesaya 55:7
Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepadaNya selama Ia dekat!

Bukankah kira-kira seperti ini? Andaikan Saudara salah satu dari antara mereka dan Tuhan adalah yang satunya. Ohya, gambar berasal dari katebooksandtea.blogspot.com

            Secret place. Coba masuk ke Hadirat Tuhan. Coba tanya apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Para pemusik, ambil gitar dan petik. Pikirkan Tuhan. Pikirkan kebaikan-Nya. Keagungan-Nya. (Berlaku juga untuk yang menguasai alat musik lain. Hehe) Tanpa alat musik, hape atau pemutar mp3 pun jadi.

            Kita dapat merasa lelah. Kita dapat merasa jenuh. All the more reason untuk bangun secret place!

Matius 11:28
Marilah kepadaKu yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan padamu.

            Kita harus disiplinkan diri, Saudara! Kita harus kalahkan kebiasaan buruk kita sebelum kebiasaan tersebut mengalahkan kita. Bila sulit bangun pagi untuk ber-saat teduh, biasakan. Tetap berkomitmen untuk setia datang dalam perkumpulan-perkumpulan ibadah. Working hard may be good, but working smart ranks over it! Hal-hal yang menghambat seperti contohnya luka lama karena konflik atau kebiasaan buruk seperti yang disebutkan tidak dapat kita biarkan mengalahkan kita.


            Perjuangkan sama-sama secret place kita, yuk.
[ Read More ]

Memasuki Ayin Dalet (part 3) : Kenali Hati Tuhan

Author : Meitri Angelina

Hal berikutnya yang diajarkan selama seminar adalah mengenai cara untuk membuka 7 gerbang yang sudah disebutkan sebelumnya. Cara-cara ini akan diperoleh melalui penjabaran dari Kejadian 6:8. Tokoh yang akan dipakai untuk menjadi seseorang yang  memiliki kapasitas untuk membuka 7 gerbang ini adalah Nuh. Nuh adalah orang yang mampu memikat Hati Tuhan sehingga ia dapat membuka 7 gerbang itu.

Mengapa Nuh mampu mengikat Hati Tuhan?

Hal ini karena Nuh hidup berdasarkan ketetapan-ketetapan yang diberikan Tuhan. Ia hidup tidak bercela di tengah zamannya meski saat itu kondisi di sekelilingnya sangat memungkinkan ia untuk berbuat dosa. Ketahanan Nuh untuk tetap kudus di tengah lingkungan yang ‘kotor’ ini dihargai Allah. Satu-satunya alasan Nuh mampu bertahan adalah karena ia memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Ia bergaul erat dengan Bapa.

Hal ini jugalah yang menjadi panggilan Allah bagi anak-anak-Nya. Tuhan rindu memiliki hubungan yang erat dengan anak-anak-Nya. Ia Allah yang begitu peduli pada kita bahkan hal-hal terkecil sekalipun. Ia Allah yang mau mendengar keluh kesah kita. Ia bahkan peduli sama masakan yang saya masak atau kegiatan apa yang saya lakukan. Dia juga memiliki kepedulian yang sama pada Anda. Satu-satunya cara yang dapat kita lakukan untuk memiliki hubungan yang erat dengan Allah adalah dengan bantuan Allah Roh Kudus. Allah Roh Kudus akan menuntun kita untuk mendengarkan suara Allah. Saya merasakan bagaimana seringkali Allah Roh Kudus membantu saya saat saya kesulitan untuk memutuskan atau sedang berada dalam masalah.
Memiliki hubungan yang intim dengan Allah juga memungkinkan kita untuk mengalami peristiwa-peristiwa yang sangat ajaib. Ibu Iin Tjipto men-sharingkan kepada kami betapa ajaibnya Kasih Tuhan dalam hidup-Nya saat ia memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan. Dia menceritakan bagaimana Tuhan melawat dia dan menolong dia dalam bahaya. Hal ini dapat dengan jelas Anda lihat kebenarannya dalam kitab Mazmur, bahkan dengan jelas di Mazmur 1: 3 dikatakan bahwa :

Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil”

Satu hal yang dapat saya nyatakan adalah bahwa kehidupan bersama Tuhan sungguh merupakan kehidupan yang romantis. Satu hal yang bisa saya pastikan, mencintai Tuhan adalah keputusan terbaik sekaligus keputusan yang paling tepat yang pernah saya ambil. Hubungan saya dengan Tuhan adalah harta saya yang paling berharga. Ia adalah Cinta yang paling Indah sekaligus Mulia. Saat Anda ingin mengenal Tuhan, jangan kejar berkat-Nya atau kejar mukjizat-Nya tapi kejarlah Ia sendiri, sang pemberi mukjizat. Percayalah saat Anda mengejar Tuhan, maka Ia akan menyelesaikan kebutuhan Anda. Perjalanannya tidak selalu mudah tapi indah dan ajaib.

Hal lain yang harus kita lakukan untuk membuka 7 gerbang itu adalah mengenal raja kita. Hal ini dengan jelas dikatakan di Mazmur 123:2. Dengan terus memandang pada cinta dan perhatian Tuhan, kita akan mengerti isi hatinya. Hal ini sungguh sangat penting. Tuhan mau kita memahami isi hati-Nya. Jangan sampai sekalipun kita telah bergaul lama dengan Tuhan kita masih tidak mengenal Tuhan kita, kita tidak tahu apa yang menjadi kemauan-Nya. Orang bisa telah lama memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan namun masih tidak mengenali hati Tuhan karena tidak memiliki cinta untuk memperhatikan apa yang Tuhan mau. Ia egois dan hanya peduli pada apa yang ia mau.

Untuk memasuki pintu ini tidaklah mudah. Kita harus berusaha untuk masuk dan berjaga-jaga untuk mengetahui kapan pintu ini dibuka. Ayat yang akan digunakan untuk menjelaskan mengenai hal ini adalah Lukas 11:9. Ya, ada banyak sekali orang yang ingin memasuki pintu ini. Tapi siapakah yang mau berusaha untuk mengetuknya? Hal ini tentu tidak datang dengan sendirinya pada hidup kita, Tuhan berkata ketuklah maka ia mau kita berusaha untuk mendapatkan hal itu. Hal lain yang seringkali membuat seolah-olah tidak adanya terobosan kehidupan kita adalah bila kita hanya mau mengetok pintu-pintu berkat saja. Jangan hanya datang kepada Tuhan dan menginginkan berkat!

Ayat selanjutnya adalah ayat Lukas 12:36. Dalam membuka 7 gerbang ini, kita harus berjaga-jaga. Kita harus tahu kapan Tuhan kita akan datang. Jangan kalah dengan kedangingn kita seperti rasa capai, malas, dan sebagainya, tapi nantikanlah Tuhan.

Punya waktu untuk mendengar suara Tuhan. Hal ini karena suara Tuhan tidak selalu seperti badai atau halilintar tapi terkadang seperti angin yang tenang. Kita harus menyadari hal ini dan bergerak kapan pun Tuhan mau. Saat ini, sekecil apapun suara Tuhan yang meminta kita untuk berdoa atau melakukan sesuatu, jangan abaikan suara itu. Dengarlah dan jangan membuat Tuhan menunggu. Punya mental yang selalu siap dan mau untuk Tuhan.

Maukah kita sama-sama berjuang melalui pintu yang sesak ini?

Ayin Dalet berbicara mengenai gerbang demi gerbang.. kesempatan demi kesempatan. Marilah kita berjuang untuk memasuki pintu ini. Jangan ada satu kesempatan yang berlalu tanpa kita melakukan yang terbaik. 

Tanya apa yang Tuhan mau dalam hidup kita. Lakukanlah ini bukan untuk mengejar berkat, tapi dengan motivasi yang dilandaskan kasih karunia Tuhan. Jadikanlah senyum Tuhan sebagai motivasi kita untuk melakukan yang terbaik. Sampai pada akhirnya Wahyu 3 : 20-21 terjadi dalam hidup kita.

Pada SHRK hari ketiga, bapak Pendeta Petrus Agung juga mendapatkan pesan Tuhan mengenai pintu ini.
Ayin Dalet seperti telah dibahas sebelumnya berbicara soal pintu. Dalam Yohanes 10 : 9, Tuhan mengatakan:
“ Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.”

Tuhan Yesus adalah pintu itu. Sikap hati yang kita miliki dalam memasuki pintu itu akan sangat berpengaruh ke depannya. Orang yang masuk dengan sikap hati yang benar maka hasilnya akan dahsyat. Sikap hati yang benar itu seperti benih. Dengan menjadi benih, kehidupan kita akan ditabur dan dilipatgandakan.

Benih berbicara soal penyerahan total. Benih harus menjadi nol dulu baru kemudian disebarkan untuk tumbuh. Memiliki hati seperti benih berbicara soal penyerahan total. Saat, kita memasuki gerbang itu, datanglah dengan penyerahan diri secara total. Saat kita menyerahkan diri kita secara total maka kita akan bertumbuh.

Pintu ini juga adalah pintu yang ajaib. Pintu ini adalah Pintu yang tak terhingga, sehingga orang-orang yang masuk melalui pintu ini apabila datang dengan penyerahan total tidak akan sekedar ditambahkan tetapi juga akan dilipatgandakan. Dilipatgandakan berbeda dengan penambahan. Saat Anda dilipatgandakan maka Anda akan berubah dari 1 menjadi 10 mejadi 100 menjadi 1000 dan seterusnya.

Tapi orang-orang yang masuk tanpa adanya penyerahan diri total maka dari awal ia datang dengan kondisi 0. Orang-orang yang datang dengan kondisi 0 adalah orang-orang yang memiliki mental shopping. Orang ini datang dan tidak mau diproses. Mereka hanya mau apa yang mereka suka dan bukan apa yang Tuhan mau. Sekalipun dilipatgandakan berapa kali pun, hasilnya akan tetap 0. Oleh karena itu hampirilah takhta Allah dengan penuh syukur.


Validasi : Lukas 13: 24
[ Read More ]

Memasuki Ayin Dalet (part 2) : 7 Gerbang

Author : Meitri Angelina

Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan yang telah saya sharing-kan sebelumnya. Saya akan kembali memberikan penjabaran mengenai Ayin Dalet yang saya peroleh pada SHRK (Seminar Hidup dalam Roh Kudus) hari ketiga. Seminar SHRK kali ini dibawakan oleh Ev. Iin Tjipto.

Ayin berbicara soal mata, sedangkan dalet berbicara tentang kesempatan atau pintu. Ada 7 gerbang yang Tuhan bukakan bagi anak-anak-Nya di tahun Ayin Dalet ini, yaitu gerbang lawatan, gerbang hati Bapa, gerbang hineni, gerbang karakter, gerbang penuaian, gerbang karunia, dan gerbang kemuliaan. Setiap gerbang-gerbang memiliki keunikan-keunikan masing masing.

Gerbang hineni berbicara soal keinginan melayani Allah yang semata-mata dimotivasikan oleh cinta. Gerbang ini juga berbicara mengenai kapasitas bagi anak Allah untuk bertahan dari kesombongan. Sedih, namun seringkali saat Tuhan membawa anak-anak-Nya berada di atas, mereka rawan menjadi sombong dan kesombongan ini seperti angin yang menerpa dan menghancurkan mereka. Kesombongan jugalah yang menghambat Tuhan untuk bekerja secara ajaib dalam hidup kita. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memiliki kesadaran akan konsep hineni ini, yaitu kesadaran bahwa kita hanyalah seorang hamba yang sudah ditebus mahal oleh tuan-Nya.

Kesadaran akan kasih karunia Tuhan akan membawa kita menjadi seperti padi yang semakin ‘penuh’ justru semakin merunduk. Hati-hati dengan kesombongan karena seringkali kita bahkan tidak menyadari bahwa kita telah menjadi sombong. Mintalah kepada Tuhan untuk selalu mengecek hati kita dan diberikan kepekaan apabila kita memiliki bibit yang tidak berkenan di mata Tuhan. Hal ini penting untuk menjaga Bait Allah yang ada di dalam diri kita.

Gerbang lawatan berbicara akan lawatan Tuhan. Lawatan Tuhan akan turun secara berlipat ganda, akan ada tsunami lawatan Tuhan pada tahun ini. Kita akan melihat bagaimana keluarga kita, orang-orang terdekat kita, teman-teman kita dan bangsa kita memperoleh lawatan Tuhan. Tahun ini, apabila kita merindukan lawatan Tuhan dalam hidup kita dan dalam keluarga kita maka ini saatnya untuk mulai menggedor pintu dengan keras.

Gerbang karakter berbicara tentang pembentukan karakter-karakter Kristus dalam hidup kita. Karakter adalah salah satu kunci yang memainkan peranan penting dalam kehidupan seseorang. Seringkali banyak orang-orang yang Tuhan bawa naik namun akhirnya jatuh karena ia tidak mempunyai karakter yang mampu menyokong dia untuk menjalankan apa yang Tuhan percayakan dalam hidup-Nya. Salah satu tokoh dalam Alkitab yang mengalami kejatuhan oleh karena karakter yang belum ditempa adalah Saul.

Saul Tuhan angkat menjadi raja, namun akhirnya dia kehilangan perkenanan Tuhan karena ia tidak memiliki karakter seorang raja. Ia tidak mengerti hati Tuannya yang memilih dia sebagai raja. Inilah yang menyebabkan ia tidak memiliki karakter untuk mengelola apa yang Tuhan percayakan kepadanya.

Selama seminar, Tuhan mengajarkan kepada saya mengenai hal ini. Dalam seminar hari ketiga ada saat dimana kami diijinkan untuk meminta berkat Tuhan dalam hidup kami. Saya kemudian merasakan tangan saya menjadi sangat berat seolah-olah saya sedang mengangkat sesuatu! Saya tidak dapat menurunkannya sehingga tangan saya membentuk segitiga siku-siku.

Saat itulah saya menyadari Tuhan sedang mengajarkan kepada saya bahwa saat saya meminta banyak maka saya juga memiliki tanggung jawab yang besar pula, sehingga perlu untuk memiliki karakter yang sesuai untuk dapat menanggung beban itu. Setelah saya menyadari hal ini, saya merasakan Allah Roh Kudus mengajarkan kepada saya untuk meluruskan tangan saya. Ternyata hal ini merupakan analogi dari penyerahan total permasalahan saya, impian saya, dan kehidupan saya seutuhnya kepada Tuhan. Saat itu saya merasa beban saya menjadi lebih ringan!

Saya menyadari setelahnya bahwa penyerahan total kepada Tuhan bukan membuat hidup kita menjadi lebih sulit, namun justru membuat kita mampu menahan beban hidup kita. Ini semua karena kekuatan kita berasal dari Tuhan. Setelah itu, Allah Roh Kudus meminta saya untuk mengangkat ‘beban’ itu dengan satu tangan, di mana tangan satunya lagi menopang. Beban yang saya rasakan menjadi berkali-kali jauh lebih ringan! Ternyata, itulah yang dimaksud dengan memiliki partner. Saya menyadari pentingnya kesatuan dalam saat-saat ini. Tuhan suka dengan adanya kesatuan. Kesatuan jugalah yang  membuat kita menjadi lebih kokoh.

Gerbang penuaian. Gerbang penuaian berbicara bahwa semua janji-janji Tuhan yang telah Tuhan berikan kepada kita akan menjadi kenyataan. Apakah itu pemulihan keluarga, karier atau pasangan hidup, saat ini apapun yang Tuhan janjikan kepada Anda, bertahanlah dan berjuanglah sampai akhir karena perjuangan Anda tidak akan sia-sia. Apa yang Anda harapkan akan terjadi sesuai iman Anda.

Gerbang karunia berbicara mengenai akan adanya demonstrasi Kerajaan Allah yang sangat nyata pada tahun-tahun ini. Tuhan akan mencurahkan karunia-Nya kepada anak-anak-Nya secara besar-besaran.

Gerbang hati Bapa berbicara soal akan adanya restorasi. Akan ada pengampunan Bapa untuk anak-anak-Nya dan pemulihan hubungan kita dengan-Nya, beserta pemulihan gambar Bapa bagi kita. Selain itu , bidang yang juga dipulihkan adalah keharmonisan keluarga. Hati Bapa ini berbicara soal hati Bapa sendiri. Ini juga berbicara soal keintiman dan ketaatan mendengarkan isi Hati Bapa. Pentingnya untuk mengenal Hati Bapa agar pelayanan kita tidak menjadi sia-sia. (tambahan yang diperoleh Author saat menuliskan post ini : melakukan hal yang berkenan di mata Tuhan itu tidak selalu sesuai dengan apa yang kita mau atau anggap baik. Hal tersebut bertentangan dengan kedagingan kita. Sangat penting untuk meminta dan menjaga agar hati kita melekat pada hati Bapa agar kita peka terhadap apa yang Ia mau.


Gerbang kemuliaan berbicara soal Kemuliaan Tuhan. Tuhan akan mengembalikan dan menyatakan kemuliaan-Nya pada tahun ini. Hal ini berbicara soal kekudusan dan juga keadilan. Tuhan akan menegakkan keadilan-Nya di tahun-tahun ini. Akan ada pemurnian dimana Tuhan akan memurnikan mempelai-Nya (Gereja-Nya). Marilah kita saling menjaga kekudusan dan mempersiapkan diri hingga pada saat hari penghakiman itu tiba, tentunya dengan rasa sukacita! (tambahan dari Author : Perintah Tuhan janganlah dianggap sebagai beban. Awalnya, mungkin tidak enak tapi percayalah ini yang terbaik. Ingatlah bahwa apa yang kita pandang baik, belum tentu yang terbaik.) 
[ Read More ]

Memasuki Ayin Dalet (part 1)


Author : Meitri Angelina

Belum lama ini, kita baru saja merayakan tahun baru orang Yahudi atau Rosh Hashanah. Tahun ini disebut dengan tahun AYIN DALET. Ayin berarti Mata Tuhan, sedangkan Dalet berarti gerbang. Dalam AYIN DALET, akan ada jenjang atau pintu yang Tuhan bukakan agar kita naik level. AYIN DALET berbicara mengenai tahun dimana akan ada banyak pintu-pintu yang dibukakan. Kita akan melihat pintu-pintu gerbang yang selama ini tertutup akan terbuka.

Dalam rangka menyambut AYIN DALET, saya dengan seorang saudari saya bersama-sama mengikuti SHRK (Seminar Hidup dalam Roh Kudus) yang diadakan di Gelanggang Samudera, Jakarta 2-4 September 2013. Kami mengikuti SHRK tersebut pada tanggal 3 September dan tanggal 4 September. Berikut ini merupakan pengajaran yang berasal dari kotbah Pendeta Petrus Agung.
Ayat yang menjadi pembahasan dalam SHRK  pada tanggal 3 september adalah Markus 3:13-22.

Markus 3: 13-22 ini berbicara mengenai saat Tuhan Yesus memanggil kedua belas muridNya. Kalau kita mengamati secara jeli, setelah Yesus memilih kedua belas muridnya, Ia mengalami serangan-serangan secara bertubi-tubi. Ada 3 jenis serangan yang Yesus alami, pertama adalah serangan di tubuh. Pada ayat 20 dikatakan Yesus dan murid-murid-Nya tidak dapat makan karena orang banyak berkerumun. Ini merupakan salah satu bentuk serangan yang ditujukan pada tubuh kita. Bentuk serangan ini adalah tidak bisa makan, tidak bisa tidur. Hal ini karena saat tubuh kita terserang maka juga akan mempengaruhi performa kita dalam melayani Tuhan. Kita harus waspada dengan tipe serangan seperti ini.

Serangan kedua adalah serangan di jiwa yang digambarkan di ayat 21. Terkadang Iblis menyerang jiwa kita. Saat saya menulis tulisan ini, saya pun mengalami serangan ini. Seharian ini, saya merasa bosan dan menjadi tidak tenang. Perasaan juga kacau balau. Pekerjaan saya pun menjadi terbengkalai. Saya tidak merasa sukacita saat saya melayani Tuhan. Ditengah kekalang kabutan  saya, beruntung saya menghubungi orang yang tepat yaitu saudara saya di Tim Doa. Saya mengucapkan terimakasih dan meminta maaf atas kecerobohan saya. Ia menegur saya dan menyadarkan saya mengenai kesalahan saya. Saat saya membuka hati, ini merupakan awal dimana Tuhan menyadarkan saya bahwa saya mengalami apa yang dinamakan serangan di jiwa. Setelah saya, menyadari dan meminta bantuan Tuhan. Saya merasakan ada pemulihan. Selain itu, mimpi buruk atau mimpi-mimpi yang mengganggu Anda juga dapat merupakan serangan di jiwa.

Serangan ketiga adalah serangan di roh, yang dijelaskan pada ayat 23.

Mengapa Yesus mengalami serangan bertubi tubi setelah ia memilih kedua belas murid-Nya?

Hal ini karena Iblis takut saat Yesus melaksanakan perintah Bapa, yaitu mempersiapkan dan memuridkan kedua belas rasul yang nantinya akan menjadi pionir untuk menyebarkan Kerajaan Allah setalah kematian Tuhan Yesus Kristus. Iblis melihat para murid sebagai ancaman yang luar biasa bagi mereka sehingga mereka merasa gentar dan tidak bisa diam saja. Saat ini, apabila Anda merasakan serangan-serangan bertubi-tubi saat Anda ikut Yesus, justru itu bisa merupakan hal yang menandakan anda sedang berjalan dalam Kehendak Tuhan. Justru Anda harus mempertanyakan apabila selama anda ikut Tuhan jalan anda selalu mulus-mulus saja! Saat kita ikut Tuhan, wajar kalau kita mengalami tekanan atau serangan yang bertubi-tubi, namun satu hal yang pasti, kekuatan kita berasal dari Allah. Serangan-serangan yang ada tidak membuat kita jatuh tapi seharusnya membuat kita semakin kuat. 

Hal kedua yang dapat dilihat dari  Markus 3 adalah soal menjadi murid Kristus. Saat ini, Tuhan memanggil kita untuk menjadi murid-Nya. Apabila Anda mau melihat perjalanan yang ajaib dan bergerak dari kemuliaan ke kemuliaan maka Anda harus belajar menjadi murid-Nya.

Markus 3 menceritakan adanya 4 fase yang dilakukan Yesus untuk memanggil keduabelas muridnya, yaitu pentahbisan, memanggil murid untuk menyertai Dia, mengutus muridnya, dan memberikan mereka kuasa untuk mengusir setan.

Fase pertama yaitu menetapkan atau mentahbiskan keduabelas murid-Nya.  Menetapkan atau mentahbiskan apabila dilihat dari bahasa aslinya berarti "lightening the ship" atau membuat kapal menjadi ringan. Sebuah kapal memiliki batas maksimum beban yang dapat kapal itu bawa. Namun saat kapal itu diberi muatan lebih, kapal itu akan menjadi terlalu berat untuk berlabuh dan hal ini sangat membahayakan bagi kapal karena kapal dapat tenggelam atau rusak. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan kapal yaitu adalah melakukan teknik peringanan kapal ini, yaitu dengan cara beberapa meter sebelum kapal tiba di pelabuhan, lalu awak-awak kapal akan memindahkan muatan yang ada di dalam kapal ke dalam batas aman dan baru kemudian kapal itu dilabuhkan. Fase ini merupakan proses yang mahal dan berbahaya.

Proses ini sama dengan proses menjadi Murid Kristus. Satu cara untuk menjadi Murid Kristus adalah dengan ‘membabat’ kedagingan dalam hidup kita. Tuhan akan menimbang daging kita. Kedagingan kita akan dibongkar. Hal ini karena jika kedagingan kita tidak dibongkar, hal ini suatu saat akan menenggelamkan kita. Tuhan akan membuang muatan-muatan lain yang merusak dan menenggelamkan kita seperti motivasi-motivasi yang tidak murni dalam melayani Tuhan.

Fase kedua dalam menjadi murid Kristus berbicara tentang menyertai Dia atau selalu bersama-sama dengan Dia. Membangun keintiman dengan Tuhan adalah hal yang penting yang harus dilakukan oleh setiap Anak Tuhan. Tuhan mau kita dekat dengan-Nya dan mampu mengerti isi hati-Nya. Tuhan mau kita memahami dan tahu apa yang Ia mau dalam hidup kita. Dengan mengetahui isi hati Tuhan, kita mengetahui kemana dengan tepat kita melangkah.

Fase ketiga dalam menjadi Murid Kristus adalah dengan siap diutus untuk memberitakan injil. Masing-masing kita memiliki destiny yang ajaib di dalam Tuhan. Dan Tuhan mau agar kita semua bergerak untuk memberitakan injil. Hal ini juga merupakan pesan terakhir yang Tuhan berikan kepada murid-murid-Nya sebelum terangkat ke surga. Oleh karena  itu, sebagai murid-murid Tuhan di zaman ini, kita harus dengan rela hati diutus ke mana pun Tuhan menggerakkan kita. Jika selama ini kita hanya diam, maka sekarang adalah saatnya untuk mulai bergerak. Orang yang tidak mau diutus, tidak akan bergerak kemana-mana. Ia akan seperti film pada film-film zaman dahulu. Tidak ada pergerakan, hanya mengganti-ganti program saja. Tuhan tidak ingin Anda seperti ini. Kita harus bergerak.

Fase keempat yang akan kita lalui adalah perihal diberikan kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan. Kuasa disini berbicara soal otoritas. Otoritas merupakan salah satu karunia yang luar biasa dari Tuhan. Otoritas berbicara tentang kemampuan dalam menentukan pilihan dengan tepat. Kita diberikan kuasa untuk memilih dalam hidup kita. Saya berdoa agar saudara dapat memilih dengan tepat antara berkat dan kutuk. Kita memiliki otoritas untuk memilih apakah kita mau hidup kita dengan berkat atau kutuk. Otoritas juga berbicara mengenai kebebasan untuk melakukan hal yang kita sukai. Orang yang dekat dengan Tuhan memiliki otoritas Anak Allah, dimana kita dapat seperti Daud yang dapat dengan akrab meminta Tuhan untuk turun tangan dalam kehidupan-Nya. Otoritas ini hanya akan diberikan kepada orang-orang yang mau mengikiskan kedagingannya, memiliki hubungan  yang erat dengan Tuhan, dan bersedia untuk diutus ke mana pun. Hanya orang-orang yang memiliki kuasa fisik dan mental yang mampu melewati ini. Banyak orang yang mentalnya patah saat ikut Tuhan. Orang yang memili mental yang patah contohnya adalah orang yang tidak memiliki keberanian. Karena hanya orang-orang yang berani saja yang mampu untuk taat kepada Tuhan.

---to be continued
[ Read More ]

Notulen Seminar : "Life Without Limits" (Nick Vujicic)



Sebuah notulen dari seminar "Life Without Limits" oleh Nick Vujicic di gedung AXA Tower Kuningan, Jakarta, 24 Agustus 2013.

It’s about people knowing Jesus, not about you or your story. Jesus is coming back soon!
1.       Love God
2.       Love your neighbor as yourself so they know Heaven is real and forgiveness is there for them
Matthew 7:1 - Don’t judge so that you won’t be judged.

His dad is a pastor building many churches. Nick had heard so many about how God loves us since his childhood. He prayed ton of times for the miracle of healing (for his arms and legs), saying that if God does make the miracle happen, he will testify it to all the world.
But he is NOT healed.
He even saw the sick, blind, and deaf people got healed in his own ministries.
Yet, he is NOT healed.
Why does God not heal everything? If God heals everything, we don’t want to go Home, we just want to live here.
Heaven is real! There’s no pain and no devil in Heaven.
Sometimes God doesn’t heal, sometimes God heals. I want you to know that God has plan for you. 

See Jeremiah 29:11
It’s God that we need. Let Jesus do what He wanted to do.             
Keep coming back to the church.

If you don’t get the miracle, you can still be God’s miracle for someone else.  If by no legs nor arms I can bring more people to God, it’s better off like that.
More than I wish for legs and arms, I need peace. I need my soul to be healed.

If it’s not in the line with God’s Word, it’s a LIE. The world says you’re ugly or you’re not good enough, is it in the line with God’s Word?  Don’t listen to the world, listen to God.
I’m embassy of the LORD, the Holy Spirit is in me. Nothing can bring me down. I AM FREE, are you free?

The worst thing that can happen to human being is death. I don’t care how I die because I’m going to die. If you don’t believe in Jesus and the fact that He rose, don’t think about Heaven.

You can’t live based on hope. If you start hoping that your hope works, it’s not hope.

There are 2 options of houses:
1st house: big, huge, gold and everything you want is there yet built on sand
2nd house: small yet built on good soil underneath in the beautiful place.
Which one do you choose?

God will protect, provide, empower and be with you if you build your rock on Jesus Christ (see Matthew 7:24). He’ll never fail because He loves you. What God can give, no one can’t give à eternal life.
It’s not about going to church but repenting from your sins and made in new creation.

Have time with Him. Don’t be too busy for God but be busy with Him.
BUSY = Be Under Satan’s Yoke.

You don’t need to have lot of faith to believe the living God but you need to have lots of faith in dead gods.

Once in his ministry, Nick went to India with the team. There he went to a house where he met with an old woman paralyzed in legs. She hadn’t walked even once for 4 years. Nick sat beside her and started to talk about Jesus. Afterwards the old woman’s sister came, snapping and asking angrily, “If your God is real, than make her walk!”
Then Nick began to pray. In a few minutes, the old woman’s facial expression changed. He told her to stand on her legs and start to walk. She refuses at the start, but tried anyway and failed. She still couldn’t walk. Nick prayed again and massaged her legs.. And again, he told her to walk and.. She COULD walk! She ran and jump around in euphoria.
The sister who was so cynical once, now also caught in euphoria and went to statue of gods in her house and thank it.
“No no no no,” Nick said, “how long have you prayed to those gods?”
“4 years,” she answered.
See, 4 years without answer and a few minutes with a total healing.
And the biggest miracle is, the old woman who was just healed was the boss who built 150 prostitution houses 45 years ago in India! See how much God loves her even for what she had done. For the next few years, prostitution houses were prohibited in India.

Family IS important.

He did say He is holy. He did die on the cross. Jesus is alive and He wants to use you. God’s plan is always better.

I don’t care how much money you have.
I don’t care how old you are.
I don’t care how many people know you.
Love is the biggest thing. To forgive others as God forgives me. To love others as God loves me.

Think of your house. Think of your street. How many people u haven’t met yet? How many people you haven’t invited to the church yet? Imagine if your street is in the heaven. How many houses don’t make it to heaven just because you don’t tell about Jesus to them?

To teenagers : free sex is not a freedom. Everything outside marriage can’t be better than things inside it.

If you know that something is against the Word of God, that thing is a lie.

SAY YES TO JESUS
You’re not too old or too young to say yes to Jesus.
I love my enemies because I’ve seen how God forgives me when I sin and I know how much God loves me.

Make difference. Love people God’s giving you.

I want all Indonesians to know Heaven. Ask God for strength, power, courage and wisdom.

Be an example of God. This isn’t the end.

Are you walking in active relationship with God? It’s living in every area with God. Don’t make God part of your life, give Him every part. Say yes to Jesus.
Ask Him to come to your life. Confess your sins. Turn from your wicked ways. Ask Him to help you. 

God will never fail you. He’ll just give and give.
I’ll see you in Heaven.

p.s. : Sekadar info, author mengalami suatu yang luar biasa untuk datang ke seminar ini. Tadinya, author  sudah menyerah untuk datang karena sudah kehabisan tiket--namun belum menyerah dalam doa. H-beberapa jam sebelum acara dimulai, author mendapat info dari orang tak dikenal yang bersedia menjual tiketnya, dan jumlahnya pas untuk kami! Doa kami dijawab dan demikianlah notulen ini dapat ditulis. Allah kita memang Jehovah Jireh, Allah yang mencukupi!
[ Read More ]